ISPA - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
Saturday, July 6, 2019
Edit
Pengertian ISPA
Infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA adalah infeksi akut yang menyerang komponen saluran pernapasan atas. Saluran pernapasan bagian atas yang terkena mungkin termasuk hidung, sinus, faring, dan laring.Gejala ISPA
Beberapa gejala ISPA meliputi:- Hidung tersumbat dan pilek.
- Batuk kering tanpa dahak.
- Demam ringan
- Radang tenggorokan
- Sakit kepala ringan.
- Bernafas dengan cepat atau sulit bernafas.
- Warna kebiruan pada kulit karena kekurangan oksigen.
- Gejala sinusitis seperti nyeri wajah, pilek dan demam.
Penyebab ISPA
Di antara mikro-organisme yang bertanggung jawab untuk ISPA adalah:- Adenovirus, yang dapat menyebabkan masuk angin, bronkitis dan pneumonia.
- Rhinovirus, yang bisa menyebabkan masuk angin.
- Pneumokokus, yang dapat menyebabkan meningitis dan pneumonia.
Faktor risiko untuk ISPA
Beberapa faktor risiko untuk infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA meliputi:- Bayi dari 6 bulan atau anak di bawah satu tahun.
- Anak-anak yang lahir prematur atau dengan riwayat penyakit jantung bawaan atau penyakit paru-paru.
- Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Bayi di tempat ramai.
- Orang setengah baya.
- Pada orang dewasa dengan asma, gagal jantung kongestif atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
- Orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti transplantasi organ, leukemia atau HIV / AIDS.
- Orang-orang dikelilingi oleh orang-orang yang menderita bersin atau batuk tanpa menutup hidung dan mulut mereka.
Diagnosis ISPA
Dokter akan mendiagnosis infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan tambahan jika perlu, seperti:- Tes darah di laboratorium.
- Ekstrak sampel dahak untuk diperiksa di laboratorium.
- Pencitraan X-ray atau computed tomography untuk menilai keadaan paru-paru.
Pengobatan ISPA
Beberapa obat yang direkomendasikan oleh dokter termasuk:- Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan asetaminofen, dimaksudkan untuk meredakan demam dan nyeri pada tubuh.
- Antihistamin, dekongestan, dan obat-obatan berbasis ipratropium untuk mengobati pilek dan hidung tersumbat.
- Batuk antitusif, untuk mengurangi batuk.
- Steroid, seperti deksametason dan prednison, untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan saluran pernapasan bagian atas.
- Antibiotik, untuk menghilangkan bakteri infeksi jika disebabkan oleh bakteri.
Komplikasi ISPA
Komplikasi yang dapat disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA termasuk gagal napas dan gagal jantung kongestif.Pencegahan ISPA
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA meliputi:- Cuci tangan Anda secara teratur, terutama setelah beraktivitas di tempat umum.
- Hindari menyentuh wajah, terutama mulut, hidung dan mata dengan tangan Anda, untuk mencegah penyebaran virus dan bakteri.
- Hindari merokok.
- Konsumsilah makanan yang kaya serat dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
- Tutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu atau tangan saat bersin untuk mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.
Berolahraga secara teratur untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.
