Fimosis - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati
Saturday, July 6, 2019
Edit
Pengertian Fimosis
Fimosis - Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati - Fimosis adalah kondisi pada ujung Mr. P (kulup) menempel dengan kuat sehingga tidak dapat ditarik ke belakang Mr.P. Kondisi tersebut sering terjadi pada anak-anak atau bayi yang belum disunat (sunat), walaupun orang dewasa juga bisa mengalaminya.Gejala Fimosis
Fimosis tidak selalu menyebabkan gejala yang dialami oleh pasien. Gejala biasanya menyebabkan kemerahan, rasa sakit atau bengkak.Keterikatan Mr. P dapat memengaruhi laju keluarnya urine. Dalam kasus phimosis parah, urin tidak dapat keluar melalui Mr. P karena sudah ditutupi oleh phimosis.
Penyebab Fimosis
Phimosis hanya dapat terjadi pada pria yang belum disunat. Lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.Berikut ini beberapa penyebab phimosis, yaitu:
- Bekas luka, infeksi pada area di sekitar kulup dapat menyebabkan jaringan parut dan membuat kulit kurang elastis.
- Seiring bertambahnya usia orang dewasa, serat kolagen berkurang dengan bertambahnya usia, sehingga elastisitas kulit menurun dan kulit khatan akan hilang.
- Akumulasi smegma, smegma adalah periode putih yang biasanya di sekitar kepala Mr P. Smegma terbentuk dari jaringan kulit mati di sekitar kepala M. P dan interior M. Akumulasi Smegma dapat menyebabkan kedua sisi MP dapat tetap dan sulit dihilangkan.
Faktor risiko fimosis
Faktor-faktor risiko yang meningkatkan kejadian phimosis pada anak-anak termasuk:- infeksi saluran kemih berulang.
- infeksi Mr. P-ujung kulit (kulup).
- Gerakan mendadak berulang-ulang selama pengangkatan kulup, menyebabkan lecet atau luka.
- Cedera pada area kulit Mr.P (kulup).
