Sinusitis kronis - Gejala, penyebab, Faktor Resiko, Pencegahan, dan Pengobatan
Thursday, June 27, 2019
Edit
Apa Itu Sinusitis?
Sinusitis kronis adalah saat ketika ruang di dalam hidung dan kepala (sinus) membengkak dan meradang selama tiga bulan atau lebih, meski sudah diobati.
Situasi awam ini mengganggu cara lendir umumnya terkuras, dan membuat hidung sesak. Bernafas melewati hidung mungkin sulit, dan zona di sekitar mata mungkin terasa sembab atau lunak.
Sinusitis kronis bisa disebabkan oleh infeksi, oleh pertumbuhan pada sinus (polip hidung) atau pembengkakan pada lapisan sinus . Juga disebut rinosinusitis kronis, situasi ini bisa menyerang orang dewasa dan anak-buah hati.
Gejala Sinusitis
Tanda dan gejala biasa sinusitis kronis meliputi:
- Peradangan hidung
- Kotoran yang tebal dan berubah warna dari hidung
- Drainase di komponen belakang tenggorokan (drainase postnasal)
- Penyumbatan hidung atau hidung tersumbat, menyebabkan kesulitan bernafas lewat hidung
- Rasa sakit, nyeri dan bengkak di sekitar mata, pipi, hidung atau dahi
- Mengurangi indra penciuman dan rasa
Tanda dan gejala lain bisa termasuk:
- Sakit telinga
- Nyeri pada rahang dan gigi komponen atas
- Batuk atau membersihkan tenggorokan
- Sakit tenggorokan
- Bau mulut
- Kelelahan
Sinusitis kronis dan sinusitis akut memiliki pedoman dan gejala yang serupa, tapi sinusitis akut ialah infeksi sementara pada sinus yang sering kali dikaitkan dengan pilek. Pedoman-pedoman dan gejala sinusitis kronis berlangsung setidaknya 12 pekan, namun mungkin memiliki beberapa episode sinusitis akut sebelum mengoptimalkan sinusitis kronis. Demam bukanlah petunjuk awam sinusitis kronis, melainkan mungkin menderita sinusitis akut.
Kapan sepatutnya ke dokter
Jadwalkan janji temu dengan dokter kalau:
- sudah menderita sinusitis beberapa kali, dan situasi ini tidak menanggapi pada perawatan
- mempunyai gejala sinusitis yang berlangsung lebih dari 10 hari
- Gejala tak membaik sesudah pergi ke dokter
- Demam
- Pembengkakan atau kemerahan di sekitar mata
- Sakit kepala parah
- Pembengkakan dahi
- Keder
- Visi ganda atau perubahan visi lainnya
- Leher kaku
Apa Penyebab Sinusitis?
Penyebab lazim sinusitis kronis mencakup:
- Polip hidung. Pertumbuhan jaringan ini bisa memblokir saluran hidung atau sinus.
- Septum hidung menyimpang. Septum yang bengkok - dinding di antara lubang hidung - bisa mengontrol atau mengeblok saluran sinus, membikin gejala sinusitis kian buruk.
- Keadaan medis lainnya. Komplikasi keadaan seperti cystic fibrosis, HIV dan penyakit lain yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan penyumbatan hidung.
- Infeksi saluran pernafasan. Infeksi pada saluran pernapasan - paling sering masuk angin - bisa mengobarkan dan mengentalkan membran sinus dan menghambat drainase lendir. Infeksi ini dapat berupa virus, kuman atau jamur.
- Alergi seperti demam. Peradangan yang terjadi dengan alergi bisa memblokir sinus .
Faktor risiko
berisiko lebih tinggi terkena sinusitis kronis kalau mengalami:
- Septum yang menyimpang
- Polip hidung
- Asma
- Sensitivitas aspirin
- Infeksi gigi
- Gangguan metode kekebalan tubuh seperti HIV / AIDS atau fibrosis kistik
- Demam berdarah atau keadaan alergi lainnya
- Paparan reguler terhadap polutan seperti asap rokok.
Komplikasi
Komplikasi serius komplikasi sinusitis kronis jarang terjadi, namun bisa mencakup:
- Permasalahan penglihatan. Sekiranya infeksi sinus menyebar ke rongga mata , itu bisa menyebabkan berkurangnya penglihatan atau mungkin kebutaan yang permanen.
- Infeksi. Tak umum, orang dengan sinusitis kronis dapat mengoptimalkan radang selaput dan cairan yang mengitari otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), infeksi pada tulang, atau infeksi kulit yang serius.
Pencegahan Sinusitis
Ambil langkah-langkah ini untuk mengurangi risiko terkena sinusitis kronis:
- Hindari infeksi saluran pernapasan atas. Minimalkan kontak dengan orang yang menderita pilek. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air, terpenting sebelum makan.
- Kelola alergi . Berprofesi dengan dokter untuk membatasi gejala. Hindari paparan hal-hal yang alergi kalau memungkinkan.
- Hindari asap rokok dan udara yang tercemar. Asap tembakau dan kontaminan udara dapat mengiritasi dan mengobarkan paru-paru dan saluran hidung .
- Gunakan pelembab udara. Jikalau udara di rumah kering, seperti apabila telah memaksakan panas udara panas, menambahkan kelembaban ke udara bisa menolong mencegah sinusitis. Pastikan untuk menjaga pelembab konsisten bersih dan bebas jamur dengan pembersihan yang teratur dan menyeluruh.
Pengobatan Sinusitis
Perawatan untuk sinusitis kronis mencakup:
- Kortikosteroid hidung. Semprotan hidung ini membantu mencegah dan mengobati peradangan. Contohnya termasuk fluticasone, triamcinolone, budesonide, mometasone dan beclomethasone. Sekiranya semprotan tak cukup efektif, dokter mungkin akan memberi rekomendasi membilasnya dengan larutan saline yang dicampur dengan tetes budesonide atau memakai kabut hidung dari larutan tersebut.
- Irigasi hidung saline, dengan semprotan hidung atau larutan, mengurangi drainase dan menghilangkan iritasi dan alergi.
- Kortikosteroid oral atau injeksi. Obat-obatan ini diaplikasikan untuk meredakan peradangan dari sinusitis parah, lebih-lebih bila juga mempunyai polip hidung. Kortikosteroid oral bisa menyebabkan efek samping yang serius dikala digunakan dalam jangka panjang, jadi mereka cuma diterapkan untuk mengobati gejala yang parah.
- Perawatan desensitisasi aspirin, apabila memiliki respon terhadap aspirin yang menyebabkan sinusitis. Di bawah pengawasan medis, secara berjenjang dikasih dosis aspirin yang lebih besar untuk meningkatkan toleransi .
1. Antibiotik
Antibiotik kadang-kadang dibutuhkan untuk sinusitis seinya memiliki infeksi kuman. Jikalau dokter tak dapat memungkiri infeksi yang mendasarinya, ia mungkin menganjurkan antibiotik, kadang-kadang dengan obat lain.
2. Imunoterapi
Apabila alergi berkontribusi pada sinusitis , suntikan alergi (imunoterapi) yang menolong mengurangi reaksi tubuh kepada alergen tertentu dapat mengoreksi situasi tersebut.
3. Operasi
Dalam kasus yang resisten terhadap pengobatan atau pengobatan, operasi sinus endoskopi mungkin bisa menjadi opsi. Untuk prosedur ini, dokter menggunakan tabung tipis dan fleksibel dengan lampu terpasang (endoskop) untuk mengeksplorasi saluran sinus .
Tergantung pada sumber obstruksi, dokter mungkin menerapkan beraneka instrumen untuk menghilangkan jaringan atau mencukur polip yang menyebabkan penyumbatan hidung. Memperbesar lubang sinus yang sempit juga dapat menjadi alternatif untuk mempromosikan drainase.
4. Gaya hidup dan pengobatan rumahan
Langkah-langkah swadaya ini bisa membantu meringankan gejala sinusitis:
- Beristirahat. Ini bisa menolong tubuh melawan peradangan dan mempercepat pemulihan.
- Lembabkan sinus . Gantungkan handuk di atas kepala dikala menghirup uap dari semangkuk air panas sedang. Jaga agar uap diberi bimbingan ke wajah . Atau mandi air panas, menghirup udara yang hangat dan lembab untuk membantu meringankan rasa sakit dan menolong lendir mengalir.
- Bersihkan hidung . Pakai botol peras, tabung garam, atau neti yang dirancang khusus untuk membilas saluran hidung . Obat rumahan ini, yang disebut nasal lavage, bisa menolong membersihkan sinus.
